Friday, April 30, 2010

Fasilitas Pendidikan Islam Belum Merata

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur Prof Dr Imam Suprayogo mengatakan, sebaran fasilitas pendidikan Islam sampai sekarang belum merata, masih terkonsentrasi di beberapa wilayah.

"Selama ini pendidikan Islam berkembang alami karenanya pertumbuhannya tidak merata. IAIN dan UIN misalnya, dari 14 yang ada tujuh diantaranya ada di Sumatera dan lima di Jawa," katanya saat berbicara dalam seminar mengenai peta pendidikan Islam di Indonesia di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta, Rabu (28/4).

Menurut Imam, untuk memperbaiki Indonesia pintu utamanya adalah pendidikan. Namun disayangkan fasilitas pendidikan Islam yang dikelola organisasi masyarakat Islam pun masih terkonsentrasi di Jawa, Sumatera dan sebagian Sulawesi.

"Karena itu perlu ada rencana komprehensif pengembangan pendidikan Islam. Kalau ada rencana jelas, pertumbuhannya terencana, bisa merata dalam jumlah dan kualitas," kata Imam.

Dalam seminar menyambut Kongres Umat Islam Indonesia V Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yahya Muhaimin mengatakan, sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah kebanyakan berada di Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Berkenaan dengan hal itu Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dalam makalah yang disampaikan Sekditjen Dr Affandi Mukhtar mengatakan, pemerintah mengarahkan pembangunan pendidikan Islam pada peningkatan dan pemerataan akses, peningkatan mutu dan daya saing serta peningkatan tata kelola.

Upaya peningkatan dan pemerataan akses, kata dia, antara lain dilakukan dengan memperbanyak bantuan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru dan memperbanyak bantuan beasiswa bagi peserta didik pada satuan-satuan pendidikan Islam.

Di samping itu, kata dia, pemerintah memfasilitasi pendirian satuan-satuan pendidikan Islam baru, khususnya di daerah tertinggal dan perbatasan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pendidikan untuk mendukung perluasan satuan-satuan pendidikan Islam.

Guru Frofesional

1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.

Manusia Malang

suatu hari ada seorang petani pergi ke hutan untuk mencari kayu bakar..
setelah sampai di tengah hutan dia ketemu dengan macan yang lapar akhirnya dia dikejar-kejar sehingga petani itu terperosok kedalam sumur yang dalam.... di dala sumur ia tersangkut di akar kayu yang akhirnya dia tak jadi terjun kedasar sumur itu.

dia kebingungan soalnya di mulut sumur mulut macan yang lapar siap menerkamnya melihat ke bawah banyak ular berbisa si petani ini semakin bingung dan sedih meratapi nasibnya. dan semakin di bingungkan lagi ketika dia melihat dua ekor tikus hitam dan putih yang setiap waktu menggerogoti akar yang menahannya.

tapi sesaat dia menengadahkan kepalanya keatas terlihat sarang tawon dan madunya menetes lalu dia membuka mulutnya menikmati setetes madu yang dari tawon. akhirnya matanya terpejam merasakan nikmatnya setetes madu, semuanya lupa akan masalah yang dihadapinya.